Lompat ke konten

Penutupan Pendaftaran Santri Baru PP. Matsaratul Huda

Pamekasan – Panitia Penerimaan Santri Baru Pondok Pesantren (PP) Matsaratul Huda secara resmi menutup masa pendaftaran santri baru Tahun Ajaran 2026/2027. Hal tersebut disampaikan dalam wawancara bersama Ustadz Saiful Maulana, S.Pd., selaku Seksi Kesekretariatan Panitia Penerimaan Santri Baru PP Matsaratul Huda, pada Sabtu (4/7/2026).

Ustadz Saiful Maulana menjelaskan bahwa proses penerimaan santri baru telah dibuka sejak 6 Maret 2026. Untuk jenjang PAUD, TKQM, dan SDIM, masa pendaftaran berlangsung hingga 17 Juni 2026. Sementara itu, pendaftaran untuk jenjang MTs, SMPM, MAM, dan SMKM juga telah berakhir sesuai jadwal yang telah ditetapkan panitia.

Menurutnya, terdapat alur yang harus dilalui oleh setiap calon santri sebelum melakukan pendaftaran. Wali santri diwajibkan terlebih dahulu soan kepada Pengasuh PP Matsaratul Huda, Dr. KH. Kholilurrohman, S.H., M.Si., atau kepada pihak yang telah ditunjuk. Setelah itu, wali santri dianjurkan berziarah ke maqbarah pendiri Pondok Pesantren Matsaratul Huda, kemudian melanjutkan proses pendaftaran kepada panitia.

“Hal itu menjadi bagian dari adab yang senantiasa dijaga di lingkungan Pondok Pesantren Matsaratul Huda sebelum calon santri resmi menjalani proses pendidikan di pondok,” ujar Ustadz Saiful.

Adapun persyaratan administrasi yang harus dipenuhi meliputi pengisian formulir pendaftaran, fotokopi akta kelahiran, kartu keluarga (KK), ijazah atau Surat Keterangan Lulus (SKL), pas foto ukuran 3×4, serta fotokopi Kartu Indonesia Pintar (KIP) bagi yang memiliki.

Terkait jumlah santri baru, Ustadz Saiful menyampaikan bahwa hingga wawancara berlangsung, data untuk jenjang PAUD, TKQM, dan SDIM masih menunggu konfirmasi dari masing-masing lembaga. Sementara itu, jumlah santri yang telah tercatat meliputi MTs sebanyak 40 santri, SMPM 31 santri, MAM 40 santri, dan SMKM 29 santri.

Meski masa pendaftaran telah resmi ditutup, pihak pondok menegaskan tetap membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin menitipkan putra-putrinya untuk menimba ilmu di PP Matsaratul Huda.

“Meskipun pendaftaran telah ditutup, kami tetap membuka ruang untuk menerima santri baru karena PP Matsaratul Huda sangat mengayomi masyarakat. Jadi, tidak ada penolakan bagi siapa pun yang ingin menjadi santri baru,” ujar Ustadz Saiful Maulana.

Ia berharap kepercayaan masyarakat terhadap Pondok Pesantren Matsaratul Huda terus terjaga. Dukungan dari para wali santri dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan pendidikan dan pembinaan karakter santri selama berada di lingkungan pondok.

“Kami mengajak seluruh wali santri untuk terus mendukung PP Matsaratul Huda agar putra-putrinya merasa nyaman, betah, dan semakin semangat menuntut ilmu di pondok pesantren,” pungkasnya. [Rosi-Reporter]