Panempan – Yayasan Pendidikan Pondok Pesantren Matsaratul Huda (YP3M) menggelar Ujian Kompetensi bagi santriwan/santriwati dan siswa/i kelas akhir di seluruh unit pendidikan, mulai dari SMPM, MTsM, hingga SMKM dan MAM. Kegiatan ini menjadi salah satu syarat penting sebelum para peserta dinyatakan lulus dari lembaga masing-masing.
Ujian kompetensi ini difokuskan pada kemampuan dasar keagamaan, khususnya kefasihan membaca Al-Qur’an juz 30 serta praktik ibadah sholat yang benar dan baik. Pihak yayasan menegaskan bahwa standar kelulusan tidak hanya mengacu pada aspek akademik, tetapi juga pada kualitas ibadah santri.
Peserta ujian merupakan seluruh santriwan/santriwati dan siswa/i kelas akhir dari berbagai jenjang pendidikan di lingkungan YP3M. Mereka diuji secara langsung oleh para penguji untuk memastikan kemampuan bacaan Al-Qur’an dan pelaksanaan sholat sesuai tuntunan syariat.
Menariknya, ujian ini mendapat perhatian langsung dari pimpinan yayasan. Untuk santri putra, pengujian dilakukan langsung oleh Ketua Umum PPM, K. Moh. Rofiqi Fadhali, S.Pd.I, bersama Ketua Umum YP3M, K. Abdul Wahid Mughni. Sementara untuk santri putri, pengujian dilaksanakan oleh Neng Fela bersama keluarga Ketua Umum YP3M.
Ketua panitia ujian, Lora Ali Murtadlo, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan membentuk lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam praktik keagamaan.
“Harapan kami, santri yang lulus benar-benar memiliki bekal dasar yang kuat, yakni mampu membaca Al-Qur’an dengan fasih serta melaksanakan sholat dengan benar dan baik,” ujarnya.
Santri yang dinyatakan lulus dalam ujian kompetensi ini akan mendapatkan sertifikat sebagai bentuk pengakuan atas kemampuan yang telah dicapai. Sertifikat tersebut juga menjadi nilai tambah bagi para lulusan ketika melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
Melalui kegiatan ini, YP3M berkomitmen menjaga tradisi keilmuan pesantren sekaligus memastikan para lulusannya memiliki kualitas ibadah yang baik di tengah tantangan zaman. [S.AAts-Reporter]






