Lompat ke konten

BREAKING NEWS: Resmi Ditutup! Panitia Harlah ke-58 & Haul Akbar ke-36 Matsaratul Huda Bubar dengan Penuh Haru dan Syukur

Matsaratul Huda — Rangkaian kegiatan Harlah ke-58 dan Haul Akbar ke-36 Pondok Pesantren Matsaratul Huda resmi ditutup hari ini. Rapat penutupan panitia dilaksanakan di utara Gedung Masjid Damat, dengan konsep sederhana dan penuh kehangatan, digelar di ruang terbuka tanpa sekat, mencerminkan suasana lepas, cair, dan penuh kebersamaan.

Penutupan ini menjadi penanda berakhirnya secara resmi seluruh rangkaian kepanitiaan yang telah bekerja keras menyukseskan agenda besar tahunan pesantren tersebut. Dalam suasana yang santai namun khidmat, para panitia saling berbagi kesan, evaluasi, dan rasa syukur atas suksesnya seluruh rangkaian acara.

Atas nama seluruh panitia, Sekretaris Panitia, Ustad Ali Imron Zamzami, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi.

“Kami atas nama seluruh panitia Harlah ke-58 dan Haul Akbar ke-36 mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh simpatisan, para donatur, seluruh panitia, serta seluruh elemen yang telah membantu dan mendukung terselenggaranya acara ini dengan sukses dan penuh keberkahan. Semoga segala partisipasi dan pengorbanan yang diberikan menjadi amal jariyah dan dibalas oleh Allah SWT dengan kebaikan yang berlipat ganda,” ungkapnya.

Kesuksesan Harlah dan Haul Akbar tahun ini tidak lepas dari kolaborasi, kekompakan, dan semangat gotong royong seluruh elemen pesantren serta masyarakat yang turut ambil bagian.

Dengan resmi ditutupnya kepanitiaan ini, maka berakhir pula tugas dan tanggung jawab struktural panitia. Namun semangat kebersamaan dan nilai perjuangan yang telah dibangun diharapkan terus hidup dan menjadi energi untuk agenda-agenda besar berikutnya.

Acara ditutup dengan doa bersama dan penuh harap agar Pondok Pesantren Matsaratul Huda senantiasa diberikan keberkahan, kemajuan, serta istiqamah dalam menjaga dan melestarikan nilai-nilai perjuangan para pendahulu. [A-lif -Reporter]