Pondok Pesantren Matsaratul Huda resmi melantik kepengurusan baru Pengurus Putri Masa Khidmat 2026โ2027 pada Kamis, 29 Januari 2026, bertempat di Mushola Pondok Putri Pondok Pesantren Matsaratul Huda. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan, disaksikan jajaran pengasuh, pimpinan pondok, serta para undangan.
Pelantikan ini menjadi penanda dimulainya estafet kepemimpinan santri putri dalam mengawal roda organisasi kepesantrenan, pembinaan pendidikan, serta penguatan karakter santri di lingkungan pondok. Kepengurusan baru diharapkan mampu menghadirkan tata kelola organisasi yang tertib, progresif, dan tetap berlandaskan nilai adab serta akhlak pesantren.
Dalam sambutannya, Kiai Abdul Wahid Maulni, selaku Ketua Umum YP3M, menekankan pentingnya menjaga ruh perjuangan pesantren. Ia mengingatkan agar seluruh pengurus senantiasa mengingat cita-cita besar para pendiri pondok serta menjaga amanah kepengurusan dengan penuh tanggung jawab.
โMenjadi pengurus bukan sekadar jabatan, tetapi amanah. Jika amanah ini dijaga dengan baik, maka akan menjadi bekal berharga bagi kehidupan santri di masa mendatang,โ tegasnya.
Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Ketua Umum Pondok Pesantren Matsaratul Huda, Kiai Ach. Rofiqi Fadholi, S.Pd.I. Dalam arahannya, beliau menyampaikan harapan agar kepengurusan baru mampu mengemban amanah dengan sebaik-baiknya, membentuk pribadi yang lebih baik, serta patuh dalam melaksanakan instruksi dan kebijakan pimpinan pondok.
Beliau juga menyampaikan doa agar para pengurus sebelumnya senantiasa mendapat perlindungan Allah SWT, serta seluruh khidmah dan pengabdian yang telah dilakukan menjadi amal dan ilmu yang bermanfaat. Menurutnya, amanah yang dijalankan dengan sungguh-sungguh akan memberikan manfaat besar, bahkan setelah santri menyelesaikan masa mondok (boyong).
Namun sebaliknya, beliau mengingatkan bahwa amanah yang disia-siakanโdengan menurunnya keaktifan dalam kegiatan pondokโjustru dapat berdampak kurang baik bagi pembentukan karakter santri.
Dalam kesempatan tersebut, Kiai Rofiqi juga memberikan penegasan kedisiplinan, di antaranya agar jabatan tidak dijadikan penghalang untuk tetap aktif sebagai santri seperti biasa, pengurus tetap dilarang memegang handphone pada malam hari, serta dilarang meminjam handphone saat rangkaian acara Harlah.

Adapun susunan Pengurus Putri Pondok Pesantren Matsaratul Huda Masa Khidmat 2026โ2027 yang resmi dilantik adalah sebagai berikut:
๐ Struktur Kepengurusan
Pengasuh PPM Putri
Ny. Hj. Rohannah Syarqawi
- Wakil Pengasuh PPM Putri
Ny. Nihayatul Millah
Ny. Fizza Ahilla Felashufa
Pengawas Pengurus Putri
- Ustd. Syaifโah, S.Pd.
- Ustd. Siti Syariati, S.Pd.
- Ustd. Lailatul Fitriyah, S.Pd.
- Ustd. Thowafi, S.Pd.
Ketua
Nur Maulidia
Wakil Ketua
Imnani Sofiatul Maula
Sekretaris
Annisa Fitrih
Wakil Sekretaris
Cici Farwati
Bendahara
Salbatul Mukarromah, S.Pd.
Wakil Bendahara
Dwi Wulandari
๐ Seksi-Seksi
Seksi Ubudiyah & Taโlimiyah
- Arifatul Jannah
- Kurrotul Aini
Seksi Keamanan
- Rahmatus Subaidah
- Sahratul Aisyah
Seksi Kesehatan & Kebersihan
- Lailatus Syarifah
- Nafa Rahmania
Seksi Sarana & Prasarana
- Naila Saโadeh
- Risma Wardani
Acara pelantikan ini turut dihadiri oleh beberapa kepala sekolah dan direktur lembaga di bawah naungan pesantren, sebagai bentuk dukungan dan sinergi antarunit pendidikan di lingkungan Pondok Pesantren Matsaratul Huda.
Prosesi pelantikan tersebut juga dirangkaikan dengan acara serah terima jabatan kepengurusan, dari Ketua Pengurus Putri sebelumnya, Ustadzah Aini Halimiyah (Ustadzah Memeng) kepada Ketua Pengurus Putri yang baru, Ustadzah Nur Maulidia, sebagai simbol beralihnya amanah kepemimpinan dan keberlanjutan khidmah organisasi santri putri di Pondok Pesantren Matsaratul Huda.
Dengan dilantiknya kepengurusan baru ini, diharapkan Pengurus Putri Pondok Pesantren Matsaratul Huda mampu menjalankan amanah dengan penuh dedikasi, menjaga disiplin, serta menjadi teladan dalam akhlak dan pengabdian demi kemajuan pesantren.ย [S.Ats_Report]





