Lompat ke konten

1 JUZ SEMALAM, SANTRI TAHFIDZ MATSARATUL HUDA GELAR TARAWIH SPESIAL SELAMA GEBYAR RAMADHAN

PAMEKASAN – Suasana malam Ramadhan di Pondok Pesantren Matsaratul Huda terasa semakin semarak. Dalam rangkaian Gebyar Ramadhan, para santri Tahfidzul Qur’an menggelar program istimewa: Sholat Tarawih khusus peserta Tahfidz dengan target khatam satu juz setiap malam.

Tarawih spesial ini digelar di Aula Pondok Pesantren Matsaratul Huda dan menjadi ruang khusus bagi para penghafal Al-Qur’an untuk memperkuat hafalan sekaligus sebagai sarana murajaah yang terstruktur. Setiap malam, lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema khusyuk, dibacakan secara tartil dan penuh penghayatan.

Dengan skema satu juz setiap malam, para peserta Tahfidz secara bergiliran menjadi imam. Imam yang ditunjuk umumnya adalah santri yang telah menghafal minimal 15 juz, sehingga kualitas bacaan tetap terjaga dan jamaah dapat mengikuti dengan tenang dan khusyuk.

Sholat-Tarawih-di-Masjid-Al-huda

Sementara itu, santri pada umumnya tetap melaksanakan sholat tarawih seperti biasa. Santri putra melaksanakan tarawih di Masjid Al-Huda, sedangkan santri putri bertempat di musholla Pondok Putri. Pembagian ini dilakukan agar seluruh santri tetap dapat beribadah dengan tertib dan nyaman sesuai program masing-masing.

Ketua Umum PPM, K. Moh. Rofiqi Fadhali, S.Pd, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari pembinaan serius terhadap santri Tahfidz.

“Program tarawih satu juz setiap malam ini kami desain untuk memperkuat hafalan para santri sekaligus menjadi sarana murajaah yang terukur. Dengan sistem imam bergiliran, mereka dilatih menjaga kualitas hafalan, mental, dan ketenangan saat memimpin jamaah. Minimal yang menjadi imam adalah santri yang sudah hafal 15 juz, sehingga bacaan tetap stabil dan khusyuk,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Ramadhan adalah bulan Al-Qur’an yang harus dimaksimalkan oleh para penjaga Kalamullah. “Kami ingin melahirkan generasi Qur’ani yang tidak hanya hafal, tetapi juga kuat dalam menjaga dan mengamalkan Al-Qur’an,” tambahnya.

Program ini menjadi salah satu ikon Gebyar Ramadhan Matsaratul Huda tahun ini. Di pesantren yang mengusung tagline “Melestarikan Ajaran Salaf yang baik dan berinovasi dengan pembaharuan yang lebih baik” tersebut, Ramadhan bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan momentum strategis membangun karakter Qur’ani yang kokoh dari pesantren untuk umat. [S. Ats_Reporter]